Dalam dunia pertanian, tanah adalah satu hal yang sangat penting. Berikut sedikit penjabaran tentang tanah.
Devenisi tanah berdasarkan pengertian menyeluruh adalah lapisan permukaan bumi yang secara fisik berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya perakaran penopang tegak tumbuhnya tanaman dan menyumplai air dan udara.; secara kimiawi berfungsi sebagai gudang dan penyuplai hara atau nutrisi senyawa organik dan usur-unsur seperti N, P, K, Ca, Mg, S, Cu, Zn, Fe, Mn, B, CI. Secara Biologi berfungsi sebagai habitat biota/organisme yang berguna dalam penyediaan hara tersebut dan zat lain yang memicu pertumbuhan tanaman.
Fungsi Tanah Bagi Tanaman
- Tempat tumbuh, berdiri tegak, bertumpu dan berkembangnya perakaran tanaman.
- Penyedia Kebutuhan primer tanaman (air, udara, dan unsur-unsur hara)
- Penyedia kebutuhan sekunder taanaman (zat-zat pemicu tumbuh : hormon, vitamin, dan asam-asam organik; anti biotik dan toksin anti hama; enzim yang dapat meningkatkan kesediaan hara.
- Sebagai habitat biota tanah yang mendukung tersedianya kebutuhan sekunder atau primer dari tanaman.
Tanah Asam
Tanah Asam adalah tanah ber pH rendah dibawah 6, semakin rendah pH tanahnya maka semakin extrim kemasamannya.
Penyebeab Tanah Asam
- Curah hujan yang sangat tinggi, secara alamiah menyebabkan tanah menjadi asam akibat pencucian unsur hara yang ada.
- Drainase yang buruk, kasus ini banyak terjadi di daerah berawa.
- Pupuk pembentuk asam. pupuk seperti urea, ZA, Amonium Sulfat, KCL, ZK adalah pupuk yang mempunyai pengaruh mengasamkan tanah karena dalam proses plarutannya dalam tanah turut menurunkan PH.
- Pengelolaan tanah yang tidak diimbangi dengan pengapuran.
- Proses dekomposisi bahan organik, sering dijumpai pada tanaman berbahan organik tinggi seperti pada tanah gambut.
Kendala Tanah Asam Dalam Pertanian.
- Unsur hara macro seperti NPK, Ca, Mg tidak tersedia dalam jumlah cukup, efektifitas dan efisiensi pemupukan makro juga rendah seperti Urea, TSP, KCL.
- Beberapa unsur seperti Al dan Fe tersedia berlebih sehingga dapat meracuni tanaman.
- Menghambat perkembangan micro organisme tanah.
- Penyerapan unsur hara oleh tanaman berkurang yang mengakibatkan penurunan produksifitas.
KAPURISASI TANAHA ASAM
Untuk mengatasi kendala tanah asam maka solusinya dalah dengan melakukan kapuring, atau yang sering disebut kapurisasi.
![]() |
| Ilustrasi pH |
Kondisi asam atau basa ini ditunjukkan oleh pH, dimana pH adalah gambaran ion hidrogen dalam partikel tanah.
Kegiatan kapurisasi dilakukan dengan menggunakan kapur pertanian berkwalitas tinggi seperti dolomite dengan mesh 100) dan satu kali aplikasi dibatasi hingga maksimal 4 ton dolomit per hektar,hal ini untuk menghindari perubahan pH yg terlalu drastis.
![]() |
| Daya Larut pupuk dalam pelbagai pH |
![]() |
| Daya Larut Pupuk Dalam Pelbagai pH tanah (%) |
![]() |
| KEBUTUHAN DOLOMIT DALAM PELBAGAI pH |
Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian - Tanah Pertanian -
Lahan Pertanian - Lahan Pertanian - Lahan Pertanian - Lahan Pertanian - Lahan Pertanian - Lahan Pertanian - Lahan Pertanian - Lahan Pertanian - Lahan Pertanian -








